Ada 2 Kasus Pembuangan Bayi di Situbondo Selama Ramadhan, Ini Upaya Polisi

images Result penemuan bayi

Situbondo – 

Ada dua kasus pembuangan bayi di Situbondo selama Ramadhan 2020. Terakhir, bayi laki-laki yang ditemukan tak bernyawa dan terbungkus tas plastik di tepi jalan Desa Sumberejo Kecamatan Banyuputih.

Sebelum itu, bayi perempuan juga ditemukan terbungkus tas plastik di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Bayi ini ditemukan menangis dan berhasil diselamatkan.

Kedua bayi tak berdosa itu sama-sama ditemukan warga dekat tempat sampah. Saat ditemukan kedua bayi malang itu diduga baru saja dilahirkan. Sebab masih dilengkapi dengan tali pusar, lengkap dengan ari-arinya. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan kedua bayi tersebut.

“Masih terus kita selidiki. Termasuk dengan menginventarisir ibu-ibu hamil di sekitar lokasi. Baik melalui kepala desa maupun bidan setempat,” kata Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Agus Widodo di Mapolres, Jumat (15/5/2020).

Langkah tersebut, papar Agus, untuk mencari kemungkinan adanya ibu hamil, yang jadwal kelahirannya diperkirakan bersamaan dengan waktu ditemukannya dua bayi tadi. Jika ada, pihaknya tinggal mengecek keberadaan bayi yang baru dilahirkan. Namun, sejauh ini upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Sampai saat ini masih belum ditemukan. Kita juga tidak mendapati adanya CCTV di sekitar lokasi. Makanya, sampai sekarang kami masih terus melakukan lidik dalam kasus ini,” imbuh perwira polisi asal Sidoarjo itu.

Menurut Agus Widodo, dari segi lokasi, memang memungkinkan orang jauh datang ke dua lokasi pembuangan bayi tersebut. Sebab dua lokasi itu cukup terbuka untuk umum. Sehingga orang mana pun bisa menjangkaunya. Apalagi saat ini ada aplikasi smartphone sebagai penunjuk arah untuk sampai di lokasi tersebut. Sehingga semua kemungkinan bisa saja terjadi.

“Termasuk misalnya melahirkan dalam mobil, lalu dibuang di lokasi itu. Karena saat ditemukan ari-arinya masih ada. Warga mana pun bisa sampai, lokasinya cukup terbuka,” papar Agus Widodo.

Dua kasus pembuangan bayi di Situbondo terjadi selama bulan suci ini. Pada Kamis (14/5), bayi berkelamin laki-laki ditemukan warga telah tewas terbungkus tas plastik di dekat tempat sampah, di tepi jalan Desa Sumberrejo, Kecamatan Banyuputih. Saat ditemukan bayi sudah dalam keadaan tak bernyawa dan sempat dikerubungi semut.

Sedangkan pada Sabtu (25/4), bayi berkelamin perempuan terbungkus kain handuk dan tas plastik. Bayi itu ditemukan warga saat menangis di dekat bak sampah, tak jauh dari tempat pembenihan udang di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan.

Untuk menyelamatkan nyawanya, bayi itu sempat dilarikan ke Puskesmas Pembantu di Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Sebelum akhirnya dirujuk dan sempat dirawat di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *