Trafik Data Meningkat Selama WFH, Operator Harus Jaga Jaringan

Images Result BTS operator seluler

Jakarta – 

Trafik penggunaan internet meningkat selama ada anjuran untuk bekerja dari rumah (work from home/WFH). Untuk itulah Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) meminta operator untuk menjaga kualitas jaringannya.

“Kenaikan seperti ini harus bisa diantisipasi, kualitas layanan harus dicek agar bisa memenuhi kebutuhan pelanggan,” ujar Komisioner BRTI I Ketut Prihadi dalam diskusi virtual yang diadakan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Rabu (20/5/2020).

Menurut BRTI yang mendapat laporan dari operator seluler, peningkatan trafik data seluler di daerah pemukiman angkanya berkisar di antara 10 sampai 15% selama adanya anjuran WFH ini.

Tak cuma menjaga kualitas jaringan, BRTI pun meminta operator untuk meningkatkan kapasitas jaringannya jika dibutuhkan.

Saat ini menurut BRTI cakupan sinyal 4G di daerah permukiman di Indonesia mencapai 97.5%. Sementara itu jika menurut wilayah, cakupan jaringan 4G itu baru mencapai 52,2%.

Keberadaan jaringan 4G ini menurut Direktur Utama Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif adalah jaringan yang ideal untuk mendukung transformasi digital di Indonesia. Namun menurutnya harus diakui memang cakupannya saat ini belum merata.

Pemerataan jaringan inilah yang terus diusahakan oleh pemerintah bersama operator seluler.

Anang pun menjelaskan kalau sebenarnya memang tidak mungkin untuk memenuhi semua lokasi di Indonesia dengan jaringan seluler, mengingat kondisi geografis yang tak memungkinkan. Namun setidaknya, pemerintah bisa menyediakan sinyal seluler untuk daerah yang ditinggali oleh masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *